Energi Dahsyat Dari Tempe

Tempe
Tempe

Jangan pernah meremehkan tempe karena energi yang dihasilkan bisa jadi melebihi energi yang dilepaskan oleh bom atom yang dijatuhkan AS di kota Hiroshima dan Nagasaki pada Perang Dunia II yang lalu. Kok bisa begitu?? Nah, untuk itu tanpa bertele-tele lagi mari kita langsung ikuti energi-energi apa saja yang mungkin dapat dihasilkan oleh tempe tersebut.

Energi Kimia
Menurut informasi yang saya dapatkan dari situs ini, 80 gram tempe dapat menghasilkan energi sebesar 150 Kalori. Energi tersebut kira-kira setara dengan 628 kilojoule. Energi sebesar itu dapat membuat suhu 2,1 kg air naik dari 25°C menjadi 95°C:
Q= mcΔt.
Q = 628.000 joule.  c air = 1 kalori/g°C = 4,19 joule/g°C
Δt= (95-25)°C = 70°C
628.000 = m x 4,19 x 70
m = \frac{628.000}{70 \times 4,19} \approx 2100 gram atau 2,1 kg.
Jikalau 2,1 kg air tersebut adalah air murni maka volume air tersebut kira-kira adalah 2,1 liter.
Energi dari 80 gram tempe tersebut saja sudah cukup dahsyat bukan? Walaupun energi sebesar itu masih jauh di bawah energi yang dilepaskan oleh bom atom yang dijatuhkan di Hiroshima tentu saja. Energi dari tempe tersebut merupakan energi kimia yang terdapat di dalam tempe tersebut jikalau tempe tersebut dimakan. Energi tersebut kebanyakan berasal dari karbohidrat, lemak dan protein yang ada pada tempe tersebut. Energi tersebut didapat dari perubahan komposisi kimiawi dari sang tempe. Tentu saja banyaknya energi kimia dari sebuah makanan tergantung daripada komposisi zat gizi (nutrien) dari makanan tersebut.
Ok… sekarang energi apa lagi yang mungkin dihasilkan oleh sepotong tempe?? Yang dua berikut ini sedikit ‘maksa’ tapi serius dan masuk akal !! :mrgreen:
Energi Kinetik
Nah, jikalau anda ingin merasakan energi kinetik dari tempe mudah saja. Jatuhkan tempe seberat 1 kg ke kepala anda dari ketinggian 10 meter dari kepala anda. Berapakah energi yang dirasakan oleh kepala anda?? Seperti yang telah kita pelajari dari SMP, rumus energi kinetik adalah:
E_{k} = \frac{1}{2} m v^{2}
m = 1 kg.
v = \sqrt{2gh} <—— rumus kecepatan benda ketika sampai di tanah kepala yang berasal dari rumus Gerak Jatuh Bebas (namun tentu saja rumus ini sangat mengabaikan faktor udara).
g = 10 m/s2 <———– tetapan percepatan gravitasi bumi.
h = 10 m.
jadi v = \sqrt{2 \times 10 \times 10} \approx 14 m/s.
Jadi energi kinetiknya adalah: E_{k} = \frac{1}{2} \times 1 \times 14^{2} = 98 joule.
Tentu energi ini sangat ‘kecil’. Bandingkan dengan energi yang dihasilkan oleh mobil seberat 1 ton yang melaju kencang 80 km/jam. Ketika anda berada di jalan dan anda tiba-tiba ditubruk mobil seberat 1 ton yang tengah melaju kencang 80 km/jam, maka anda akan merasakan energi (yang tentu saja dapat berakibat fatal tersebut)  sebesar:
E_{k} = \frac{1}{2} m v^{2}
m = 1 ton = 1000 kg
v = 80 km/jam \approx 22 m/s
jadi energi kinetiknya \frac{1}{2} x 1000 x 222 = 242.000 joule atau 242 kilojoule.
Nah, besar kecilnya energi kinetik dari tempe tersebut tentu bukan ditentukan oleh zat gizi yang terkandung di dalam tempe tersebut namun semata-mata tergantung dari massa (berat) tempe tersebut dan kecepatan tempe tersebut saat menimpa kepala anda suatu benda. Andaikata tempe yang dijatuhkan adalah seberat 1 ton dan kecepatan tempe pada saat menimpa kepala anda adalah 80 km/jam (untuk itu harus dijatuhkan dari tempat yang lebih tinggi lagi) maka energi yang dihasilkan 1 ton tempe ini sama besar dengan energi yang dihasilkan 1 ton mobil yang sedang melaju pada kecepatan 80 km/jam tersebut yang dapat dirasakan ketika mobil tersebut menabrak tubuh seseorang.
Konversi Massa Menjadi Energi
Nah, menurut fisika klasik ketika benda dalam keadaan diam maka ia tidak mempunyai energi (kinetik) karena kecepatan benda adalah 0 km/jam. Namun ternyata opa Einstein berpendapat lain. Ia berpendapat bahwa walaupun benda tersebut diam namun massa setiap benda adalah ‘kumpulan’ dari energi dan massa dapat dikonversikan menjadi energi lewat rumusnya yang sangat terkenal tersebut: E = mc2.
Contoh adalah 80 gram tempe di atas. Berapakah energi yang dihasilkan dari 80 gram tempe di atas jika seluruh massa tempe tersebut diubah menjadi energi?
E = mc2
m = 80 gram = 0,08 kg
c = 3 x 108 m/s <—— tetapan kecepatan cahaya
E = 0,08 x (3 x 108)2 = 7,2 x 1015 joule.
Energi sebesar itu tentu sangat besar sekali. Sebagai perbandingan energi bom atom yang dilepaskan di Hiroshima adalah sebesar 13 kiloton TNT yang setara dengan 5,4 x 1013 joule.  Jadi energi yang dihasilkan oleh 80 gram tempe yang dihasilkan ketika seluruh massa tempe tersebut diubah menjadi energi maka energi yang dihasilkan tersebut lebih dari 100 kali energi yang dihasilkan dari bom atom yang diledakkan di Hiroshima!! Dahsyat bukan?? Sayang…. sampai hari ini belum ada teknologi yang sanggup mengubah massa benda seperti tempe ini menjadi energi. Jikalau sudah ada tentu bisa jadi problema krisis energi yang terjadi saat ini dapat dipecahkan. Apalagi bukan hanya tempe yang bisa diubah menjadi energi, tetapi setiap benda yang bermassa dapat diubah menjadi energi termasuk barang-barang bekas anda yang sudah tidak terpakai lagi bahkan tahi kucingpun dapat diubah menjadi energi !! :mrgreen:

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: